by A Poedjiadi · Cited by 3 — Penugasan terhadap ke enam sasaran di atas memiliki arti yang penting yang menjadi asal dari segala yang ada dalam alam ini. Hal ini pulalah yang.
29 pages

59 KB – 29 Pages

PAGE – 1 ============
Modul 1 Pengertian Filsafat Prof. Dr. Anna Poedjiadi Prof. Dr. Suwar m a Al Muchtar, S.H., M.Pd. odul ini merupakan modul pertama dari serangkaian modul pada mata kuliah Filsafat Ilmu. Dalam modul ini , Anda diajak mempelajari pengertian filsaf at sebagai langkah awal memasuki dunia filsafat ilmu, sebab untuk memahami filsafat ilmu, Anda perlu memahami pengertian filsafat lebih dahulu. Memahami filsafat memang bukanlah upaya yang mudah , n amun dalam modul ini pengertian filsafat akan diuraikan se cara mudah dan sederhana. Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat memahami konsep dan pengertian filsafat secara umum. Secara lebih rinci lagi, Anda diharapkan dapat: 1. menjelaskan sejarah filsafat ; 2. men jelaskan pendapat para filsuf Yunani kuno ; 3. menjelaskan perkembangan filsafat pasca A ristoteles ; 4. menjelaskan manfaat mempelajari pandangan – pandangan dalam filsafat ; 5. men jelaskan beberapa pandangan dalam filsafat ; 6. menjelaskan pokok bahasan beberapa cabang filsafat. Penugasan terhadap ke enam sasaran di atas memiliki arti yang penting karena merupakan dasar untuk me m ahami uraian tentang ilmu dan filsafat ilmu pada modul – modul berikutnya. Di samping Anda akan menyadari bahwa filsafat itu bukanlah sesuatu yang serba rahasia, bersifat mistis dan aneh, tetapi f i lsafat akan memandu Anda untuk berpikir secara mendasar, logis, sistematis, kritis, integral, dan rasional dalam upaya meraih pengertian dan pe m ahaman yang jelas tentang hal – hal yang Anda hayati dalam tugas sebagai guru dan sebagai anggota m asyarakat. Untuk memudahkan Anda mempelajari topik bahasan dalam modul ini, pembahasannya akan disajikan dalam dua kegiatan sebagai berikut. M PENDAHULUAN

PAGE – 2 ============
1 . 2 Filsafat Ilmu K egiatan B elajar 1 : Pemi kiran Para Ahli Filsafat Yunani. K egiatan B elajar 2 : Beberapa Pandangan dan Cabang Fi lsafat . Agar berhasil dengan baik dalam me m pelajari modul ini, sangat dianjurkan Anda mengikuti petu n juk berikut ini. 1. Bacalah dengan cermat bagian Pendahuluan dari modul ini sampai Anda memahami betul apa, untuk apa, dan bagaimana mempelajari modul ini. 2. Baca sepintas bagian demi bagian dan temukan kata – kata yang Anda anggap baru. 3. Carilah dan baca pengertian kata – kata kunci itu dalam kamus yang Anda miliki. 4. Tangkaplah pengertian demi pen g ertian dalam modul ini melalui pe m ahaman sendiri dan tukar pikiran dengan mahasiswa atau guru lain atau dengan tutor Anda. 5. Mantapkan pe m ahaman Anda melalui diskusi mengenai pengalaman Anda dengan teman – teman Anda dalam kelompok, terutama dalam melaksanakan tugas latihan. 6. Kerjakan tes formatif yang tersedia pada setiap ak hir kegiatan belajar dengan jujur. Gunakan kunci jawaban yang tersedia sebagaimana mestinya. Selamat Belajar!

PAGE – 3 ============
IDIK4006 /MODUL 1 1 . 3 K egiatan B elajar 1 Pemikiran Para Ahli Filsafat Yunani Kuno A. PENGERTIAN Pertanyaan pokok yang harus dicari jawabannya adalah apakah filsafat itu. Tentu Anda sendiri sering mendengar bahkan menggunakan kata filsafat. Perlu Anda ketahui bahwa telah banyak para ahli filsafat yang memberikan pengertian dan definisi tentang filsafat . Akan tetapi, terdapat keragaman dalam memberikan pengerti an dan merumuskan definisi tersebut. Hal ini terjadi karena masing – masing ahli filsafat atau filsuf itu mempunyai konsep yang berbeda dengan filsuf yang lain dan memiliki dasar pemikiran dan pandangan yang berbeda pula. Anda perlu memahami perbedaan terseb ut dengan seksama untuk memperoleh wawasan pengetahuan yang luas dan mendalam. Perlu Anda ketahui bahwa kata filsafat berasal dari kata Yunani , yaitu philosophia, terdiri dari kata philos yang berarti cinta atau sahabat dan kata s ophia yang berarti kebija ksanaan, kearifan atau pengetahuan . Jadi, philosophia berarti cinta pada kebijaksanaan atau cinta pada kebenaran, dalam hal ini kebenaran ilmu pengetahuan. Dalam kegiatan belajar ini, selanjutnya Anda akan diajak untuk memahami pengertian filsafat dengan c ara memahami apa yang dilakukan oleh para filsuf itu. Anda tentu menyadari bahwa dalam kehidupan sehari – hari sering kali manusia mengalami hal – hal yang kurang dipahami sehingga menimbulkan pertanyaan dalam dirinya dan menggugah rasa ingin tahunya. Banyak peristiwa yang terjadi dalam alam ini yang sangat menakjubkan, yang menimbulkan kekaguman, bahkan yang menakutkan. Bintang – bintang yang berkedip – kedip di malam hari, lautan biru yang senantiasa bergerak, bahkan gempa bumi . Anda ingat peri s tiwa Tsunami di Aceh dan di beberapa tempat yang menghancurkan bangunan – bangunan yang memakan banyak korban adalah beberapa contoh peristiwa alam yang dahsyat. Tentu saja peristiwa ini dapat menimbulkan pertanyaan apakah yang sebenarnya terjadi dan apakah yang menjadi asa l dari segala yang ada dalam alam ini. Hal ini pulalah yang menjadi pertanyaan dan pemikiran bagi beberapa orang pada masa sekitar 600 200 tahun Sebelum Masehi (SM) di Yunani.

PAGE – 4 ============
1 . 4 Filsafat Ilmu B . AHLI – AHLI FILSAFAT ALAM Y UNANI Perlu Anda ketahui bahwa pada awalnya , manusia menggunakan mitos untuk menjawab pertanyaan tentang alam. Mereka percaya bahwa para dewalah yang merupakan sumber segala yang ada. Suasana yang bersifat mitologis seperti persoalan ini dianggap sebagai awal manusia berpikir tentang fi sesuatu fl yan g ada dibalik segala peristiwa yang dapat diamati oleh indra nya. Kemudian, manusia berupaya untuk menemukan jawaban dengan cara terus – menerus berpikir tentang masalah yang dihadapinya serta melakukan pengamatan terhadap segala sesuatu yang diduga dapat mem bantu memecahkan masalahnya. Beberapa orang filsuf Yunani sekitar a bad ke – 4 sampai a bad ke – 2 SM telah berupaya untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang amat mendasar tentang apakah asal mula atau dasar dari segala yang ada dalam alam ini. 1. Thales Thales dari Miletus yang diperkirakan hidup antara tahun 624 548 SM dianggap sebagai orang pertama yang berupaya mencari jawaban atas pertanyaan tentang asal segala benda alam ini. la tinggal di sebuah pulau dan setiap hari ia melihat lautan luas, yang di samping dapat memberikan kehidupan bagi masyarakat di pulau itu, juga dapat menimbulkan bencana bagi para nelayan. la pernah melakukan perjalanan ke negeri Mesir dan menyaksikan bagaimana air sungai Nil dapat dimanfaatkan oleh penduduk sekita rn ya untuk ke perluan pertanian. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa asal segala yang ada ialah air. Air yang senantiasa bergerak dan tidak pernah diam dipandangnya sebagai asas kehidupan segala yang ada. Coba Anda pikirkan cara berpikir dan pandanga n nya tersebut sang at dipengaruhi gejala alam yang terdapat di lingkungan kehidupannya, di mana air sangat dominan. Bukankah tanpa air manusia tidak dapat mempertahankan kehidupannya, sebab manusia sangat tergantung pada air. 2. Anaximenes Berbeda dengan Thales, Anaximen es yang hidup antara tahun 585 528 SM berpandangan bahwa yang menjadi dasar bagi semua benda dan kehidupan di alam ini ialah udara. Pandangan ini dikemukakannya dengan landasan pemikiran bahwa manusia dan semua makhluk hidup itu bernapas, yaitu menga mbil udara yang melingkupi alam semesta. Udara merupakan

PAGE – 5 ============
IDIK4006 /MODUL 1 1 . 5 sumber kehidupan karena tanpa udara semua makhluk akan mati. Jadi, udaralah asal dari segala ada. Gerakan udara menyebabkan terjadinya isi alam semesta yang bermacam – macam jenisnya. Coba Anda pikirka n betulka h manusia tanpa udara tidak akan hidup? Jawabannya pasti ya dan tidak dapat dibantah, namun berpikir belum selesai di sini, muncul pertanyaan yang lebih dalam berkait dengan konsep udara itu. 3. Herakleitos Herakleitos yang hidup sekitar tahu n 540 480 SM berpendapat bahwa tidak ada yang kekal di alam ini. Segala sesuatu tentu mengalami perubahan. Jadi, hakikat segala sesuatu itu ialah perubahan itu sendiri. Perubahan dilambangkan sebagai sifat api. Oleh karenanya , ia berpendapat bahwa dasar se gala sesuatu ialah api. Adapun perubahan itu berlaku di bawah suatu hukum yang disebutnya logos, artinya pikiran yang benar. Kata logika yang Anda kenal sekarang ini berasal dari kata logos itu. Anda yakin bahwa yang kekal itu adalah Tuhan pencipta alam s emesta ini. Orang yang berpikir itu menggunakan akalnya untuk mengetahui apa yang menjadi dasar atau asal segala sesuatu atau hak i kat sesuatu itu, serta hukum yang mendasari perubahan yang terjadi padanya. Anda tentu dapat memahami bahwa Herakleitos telah meletakkan dasar bagi dunia baru , yakni dunia pikiran yang bernama logos yang bersifat kekal. 4. Phytagoras Phytagoras hidup antara tahun 580 500 SM dan tinggal di kota Kroton, Italia Selatan. Ia dikenal sebagai seorang yang selalu berusaha membersihka n rohaninya dalam mencapai kesempurnaan hidup. Dengan cara fi pemumian fl, manusia membersihkan jiwanya agar pada saat ia meninggal, jiwanya memperoleh kebahagiaan. Selain itu, Phytagoras dikenal pula sebagai ahli matematika. Tidaklah terlalu mengherankan apa bila ia mengajarkan kepada para muridnya bahwa asal segala sesuatu itu ialah bilangan atau angka. Pandangannya tentang alam semesta bertitik tolak dari bilangan. Menurut pendapatnya alam ini tersusun sebagai bilangan – bilangan. Oleh karenanya , manusia akan memperoleh pengetahuan tentang alam ini melalui pengetahuannya mengenai bilangan.

PAGE – 6 ============
1 . 6 Filsafat Ilmu 5. Leukippos Leukippos bertempat tinggal di kota Miletus. Data tentang kehidupannya tidak banyak dikenal orang. la dianggap sebagai orang pertama yang mengemukakan tent ang atom. Pendapatnya ini kemudian dikembangkan oleh Demokritos. Oleh karenanya , apabila kita membahas teori atom, kedua orang inilah yang dianggap memiliki sumbangan awal terhadap teori tersebut. Leukippos yang diperkirakan melakukan kegiatannya antara ta hun 450 420 SM mengemukakan pandangannya bahwa segala sesuatu yang ada itu terdiri atas atom – atom dan ruang kosong, yang jumlahnya tak terhingga. Sebuah benda berbeda dengan benda lain karena bentuk, susunan, posisi, dan tumbukan antar atomnya. Perlu Anda ketahui bahwa kata atom terdiri dari kata yang berarti tidak dan tomos yang berarti dibagi . Jadi, Leukippos berpendapat bah wa atom itu tidak dapat dibagi. 6. Demokritos Sebagaimana telah Anda ketahui, pandangan Demokritos (460 370 SM) tentang asal alam dan segala yang ada, tidak berbeda dengan pandangan Leukippos. I a mengembangkan pandangan Leukippos dengan mengemu – kakan pendapatnya bahwa alam semesta terdiri atas atom – atom dan ruang ha m pa. Atom – atom itu bebas bergerak dan dapat mengubah posisinya. Atom bersifat kekal, tak dapat dilihat, dan tak dapat dibagi. Atom berbeda satu dengan yang lain dari ukuran, posisi, susunan, berat , dan kecepatannya. Benda yang tampak sesungguhnya merupakan kumpulan atom – atom dan benda yang stabil terdiri atas atom – atom yang saling berkaitan. Perubahan wujud benda disebabkan oleh gerakan, tumbukan, dan pengikatan kembali atom – atom tersebut. Perlu Anda ketahui pula bahwa Demokritos juga berpendapat bahwa indra dan pikiran adalah dampak dari gerakan atom – atom. Suatu benda tampak oleh mata karen a atom – atomn y a yang selalu bergerak menyentuh atom – atom indra kita. 7. Empedokles Empedokles yang hidup sekitar tahun 490 430 SM berpandangan bahwa alam semesta terdiri dari empat unsur utama, yakni udara, api, air, dan tanah. Masi ng – masing unsur ini memiliki sifat yang berbeda . Udara bersifat dingin, api bersifat panas, air bersifat basah, dan tanah bersifat kering. Suatu benda dapat terjadi karena adanya percampuran antara unsur – unsur tadi.

PAGE – 8 ============
1 . 8 Filsafat Ilmu pandangannya itu, ia tidak me m punyai niat untuk memaksa orang lain menerima ajaran atau pandangan tertentu. I a justru mengutamakan agar orang la in dapat menyampaikan pandangan mereka sendiri. Untuk itu, ia menggunakan metode dialektika, yaitu dengan cara melakukan dialog dengan orang lain sehingga orang lain dapat mengemukakan atau menjelaskan pandangan atau idenya. Dengan demikian, dapat timbul p andangan atau alternatif yang baru. Socrates tidak meninggalkan tulisan – tulisan tentang pandangannya, namun pandangan Socrates tadi dikemukakan oleh Plato, salah seorang muridnya. 2. Plato Plato (427 347 SM) mengemukakan pandangannya bahwa realitas yang mendasar adalah ide atau idea . Ia percaya bahwa alam yang kita lihat atau alam empiris yang mengalami perubahan itu bukanlah realitas yang sebenarnya. Dunia penglihatan atau dunia persepsi, yakni dunia yang konkret itu hanyalah bayangan dari ide – ide yang bersifat abadi dan immaterial. Plato menyatakan bahwa ada dunia tangkapan indra wi atau dunia nyata, dan dunia ide. Untuk memasuki dunia ide, diperlukan adanya tenaga kejiwaan yang besar dan untuk itu manusia harus meninggalkan kebiasaan hidupnya, mengendal ikan nafsu serta senantias a berbuat kebajikan. Plato menyatakan pula bahwa jiwa manusia terdiri atas tiga tingkatan, yaitu bagian tertinggi ialah akal budi, bagian tengah diisi oleh rasa atau keinginan, dan bagian bawah dite m pati oleh nafsu. Akal budilah y ang dapat digunakan untuk melihat ide serta menertibkan jiwa – jiwa yang ada pada bagian tengah dan bawah. Perlu Anda ketahui bahwa Plato meninggalkan lebih dari 30 buah tulisan dalam bentuk sastra yang mengandung keindahan dan ke m urnian. Tulisan – tulisanny a yang awal mengemukakan pandangan Socrates, sedangkan yang akhir menyatakan pandangannya sendiri. Plato mendirikan sekolah dan salah seorang muridnya yang pandai ialah Aristoteles yang di kemudian hari dikenal sebagai seorang pemikir dan penulis yang amat berpengaruh. 3. Aristoteles Aristoteles (384 322 SM) pernah menjadi murid Plato selama 20 tahun hingga Plato meninggal. Ia senang melakukan perjalanan ke berbagai tempat dan pernah menjadi guru Pangeran Alexander yang kemudian menjadi Raja Alexander Ya ng Agung. Selanjutnya, perlu Anda pahami bahwa Ia juga

PAGE – 9 ============
IDIK4006 /MODUL 1 1 . 9 mendirikan sebuah sekolah yang disebut Lyceum. Aristoteles merupakan seorang pemikir yang kritis, banyak melakukan penelitian dan mengembangkan pengetahuan pada masa hidupnya. Ia banyak menaruh perhati an pada ilmu keala m an dan kedokteran. Tulisan – tulisannya dapat dikatakan , meliputi segala ilmu yang dikenal pada masanya, termasuk ilmu kealaman, masyarakat dan negara, sastra dan kesenian, serta kehidupan manusia. Tulisan Aristoteles yang terkenal hingga sekarang ialah mengenai logika yang disebut analitika. Analitika ini bertujuan mengajukan syarat – syarat yang ha ru s dipenuhi pe m ikiran yang bermaksud mencapai kebenaran. Dalam hal ini, inti logika Aristoteles disebut silogisme, yaitu c ara berpikir yang ber tolak dari dua dalil atau proposisi yang kemudian menghasilkan proposisi ketiga yang ditarik dari dua proposisi semula. Pentingnya logika dalam perkembangan ilmu, akan dapat Anda pelajari dalam bahasan tersendiri. Pandangan trio filsuf besar ini kemudian dikembangkan oleh para ahli filsafat pada abad – abad selanjutnya. Mereka mengembangkan filsafat dengan jalan berpikir terus – menerus secara mendasar atau radikal dengan tujuan menemukan akar permasalahan atau suatu realitas yang pada akhirnya dapat mempe rjelas realitas itu sendiri . Selain itu, senantiasa mempertanyakan hakikat berbagai realitas sebagai upaya untuk menemukan realitas yang tujuannya adalah untuk mengetahui realitas dengan pasti dan jelas. Upaya – upaya para filsuf yang telah Anda pelajari te rsebut bertujuan mengungkap kebenaran. Oleh karena kebenaran yang bersifat mutlak tidak pernah dicapai, para filsuf tidak pernah berhenti berupaya menuju kebenaran bar u yang lebih pasti . Akhi rn ya, semua harus disertai oleh c ara berpikir yang rasional. In i berarti bahwa para filsuf senantiasa berpikir logis, sistematis dan kritis. Dengan demikian, upaya mereka ini merupakan awal pengembangan cabang – cabang ilmu atau pengetahuan ilmiah. 1) Kemukakan faktor – faktor pendorong yang menyebabkan tumb uh dan ber kembangnya filsafat! LATIHAN Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan berikut!

PAGE – 10 ============
1 . 10 Filsafat Ilmu 2) Tunju k kan cara kerja para filsuf pasca era Aristoteles dalam mengembangkan filsafatnya ! 3) Kemukakan pendapat Anda tentang manfaat filsafat yang dikaitkan dengan kebijaksanaan dalam setiap tindakan manusia , khususnya tindak an Anda seba gai guru! Petunjuk Jawaban Latihan 1) Ketidakpahaman manusia menghadapi alam seisinya, gejala – gejalanya, dan peristiwa yang terjadi di dalamnya menimbulkan pertanyaan – pertanyaan yang mendalam sehingga rasa ingin tahunya tergugah untuk mencari jawabannya. 2) Caranya dengan berpikir secara mendasar dan terus – m enerus untuk menemukan permasalahan atau akar suatu realitas yang pada akhirnya dapat digunakan menjelaskan realitas itu sendiri. 3) Upaya manusia melalui filsafat untuk mencapai kebenaran menyebabkan menggu nakan c ara berpikir yang rasional. Istilah filsafat memiliki makna cinta pada kebijaksanaan atau cinta pada pengetahuan. Para filsuf alam mengemukakan pandangannya ten tang dasar atau asal mula segal a sesua tu atau peristiwa yang terdapat dalam alam in i. Asal atau dasar segala sesuatu ialah air menurut Thales, udara menurut Anaxi m enes, api menurut Herakleitos, bilangan atau angka pendapat Phytagoras, atom – atom dan ruang kosong menurut pendapat Leukippor dan Demokritos, dan terjadinya percampuran antara empat unsur utama (udara, api, air, dan tanah) yang memiliki sifat yang berbeda menurut pendapat Empedokles. Pandang an lain dikemukakan oleh tiga orang filsuf besar, yaitu Socrates, Plato, dan Aristotele s . Bagi Socrates yang merupakan asas hidup manusia adalah jiwa. Plato berpendapat bahwa ide merupakan dasar dari segala realitas yang ta m pak, sedangkan Aristoteles mengemukakan pentingnya logika bagi perkembangan pemikiran manusia menuju kebenaran. RANGKUMAN

PAGE – 11 ============
IDIK4006 /MODUL 1 1 . 11 1) Hal yang penting dalam pandangan Socrates ialah . A. metode dialektika B. jiwa manusia C. ajaran para filsuf D. logika 2) Thales berpendapat bahwa asal mula segala sesuatu ialah . A. udara B. api C. air D. ide 3) Menurut Plato, jiwa manusia terdiri atas tiga ting katan, dari atas ke bawah berturut – turut se bagai berikut . A. nafsu – keinginan – akal budi B. nafsu – akal budi – keinginan C. keinginan – akal budi – nafsu D. akal budi – keinginan – nafsu 4) Aristoteles mengemukakan pandangan yang terkenal hingga sekarang , yaitu . A. ilmu kealaman B. ilmu kedokteran C. logika D. kesenian 5) Leukippos berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada terdiri atas . A. ruang – ruang kosong B. atom – atom C. atom – atom dan ruang – ruang kosong D. atom – atom dan logos 6) Pandangan para filsuf itu berdasarkan hasil dari .. A. eksperimen yang mendasar B. ilmu yang telah mereka kuasai C. ca ra berpikir yang mendasar D. diskusi dengan sesama filsuf TES FORMATIF 1 Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

59 KB – 29 Pages