Acaraki di PIK 2 Jakarta Olah Jamu Ala Kafe Kekinian yang Lebih Diterima Gen Z

Doclinks.org – Di zaman sekarang ini, toko jamu mulai makin sedikit, berbeda dibandingkan kafe yang menjamur di seluruh kota, tapi bagaimana jika ada cara olah jamu ala kafe kekinian?

Nah, ini dia kenalin jamu kafe Acarak, cara menyajikan minuman herbal yang baik untuk Kesehatan dengan cara kekinian dan bisa diterima oleh gen z.

Pendekatan pengenalan minuman tanaman herbal ini yang menghilangkan Kesan bahwa itu adalah minuman jadul jadi metode yang sukses meningkatkan level dari jamu.

PT Acaraki Nusantara Persada memperluas cara masyarakat mengenal dan menikmati jamu lewat peresmian café jamu Indonesia di PIK 2 pada Rabu, 4 Februari 2026.

Di kafe ini kalian tidak hanya menikmati jamu sebagai minuman biasa. Pengunjung diajak merasakan Jamu Experience Cafe, tempat untuk memahami lebih dalam tentang sejarah jamu, filosofi di baliknya, dan pengetahuan lintas generasi yang membuat jamu tetap relevan di era modern ini.

BACA JUGA: Terlihat Gemuk karena Perut? Ini 5 Cara Menghilangkan Lemak Perut Membandel Secara Alami dan Ampuh

Konsep yang dibawa tidak dimaksudkan menggantikan tradisi, tetapi mengemasnya dengan cara yang sesuai dengan gaya hidup urban masa kini.

“Hari ini, kita tidak sekadar meresmikan sebuah kafe. Kita sedang menyaksikan salah satu tonggak penting transformasi budaya dan Kesehatan bangsa. Kehadiran Acaraki di PIK 2 adalah manifestasi nyata bahwa jamu sebagai warisan buadya tak benda (WBTB) dunia , yang diakui UNESCO, telah berhasil keluar dari Stigma ‘kuno’ menjadi ‘keren’ dan relevan bagi generasi masa kini, ucap Taruna Ikrar mengawali sambutannya.

Pendekatan olah jamu ala kafe punya tujuan penting. Di satu sisi, ini menjaga warisan budaya minum jamu agar tidak hilang ditelan zaman.

Di sisi lain, generasi muda justru jadi lebih akrab dengan jamu melalui suasana kafe yang nyaman dan menu yang lebih mudah diterima lidah mereka.

BACA JUGA: Ini Hp Menang di Semua Aspek! Fitur Andalan Subwoofer POCO F8 Ultra 2026, 12/512 GB Dibanderol Rp8,9 Juta

Ide ini juga mendapat pengakuan dari Kepala BPOM, yang menilai inovasi seperti ini bisa menjaga jamu tetap hidup dan diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Modernisasi jamu tidak hanya soal penyajian dalam gelas yang Instagramable. Olah jamu ala kafe berarti memadukan pengetahuan tradisional dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.

Misalnya, jamu bisa disajikan dalam bentuk latte, mocktail herbal, atau minuman dingin dengan tambahan bahan buah segar yang memberi rasa dan nilai estetika lebih.

Pendekatan seperti ini membuat jamu tidak lagi identik dengan rasa pahit yang stereotip, tetapi jadi pilihan minuman sehat yang stylish.

Selain itu, kafe jamu modern ini juga mendorong peningkatan pemahaman tentang bahan-bahan herbal Indonesia yang sangat kaya.

BACA JUGA: Mengusung Kamera Selfie Ultra-Wide di Kelas Hp Mid-Range, Cek Daftar Harga Oppo Reno 15 Series Februari 2026

Indonesia memiliki lebih dari 30 ribu spesies tanaman herbal. Dengan pendekatan yang tepat, bahan-bahan tersebut bisa diolah tidak hanya untuk konsumsi dalam negeri tetapi juga untuk pasar global tanpa meninggalkan identitas tradisionalnya.

Generasi muda kini bisa melihat jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Bukan sekadar minuman nenek moyang, jamu yang diolah di kafe modern memberi pengalaman baru yang tetap mengakar pada budaya.

Olah jamu ala kafe berhasil menjembatani tradisi dan tren kekinian, membuat kalian yang belum pernah mencoba jamu jadi penasaran, dan yang sudah terbiasa minum jamu merasa bangga bahwa minuman ini berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

Dengan semakin banyak kafe yang menawarkan jamu dalam bentuk yang unik dan relevan, tradisi minum jamu berpotensi menjadi bagian kebiasaan sehari-hari masyarakat urban.

Pendekatan seperti ini memastikan jamu tetap hidup, dikenal, dan dicintai generasi muda Indonesia.

Leave a Comment