Doclinks.org – Beberapa tanda kamu lagi stress berikut ini seringkali dianggap enteng oleh banyak orang yang mengakibatkan mereka depresi dan bingung harus bagaimana.
Gejala stress ini bukan hal yang bisa kamu anggap remeh karena bisa berujung pada hal yang sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, kondisi ini perlu kamu sadari dan tangani lebih awal untuk mengatasi berbagai tekanan mental yang ada.
Karena Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan Kesehatan fisik yang perlu diperhatikan juga setiap hari.
BACA JUGA: Manfaat Kesempatan yang Datang dengan Baik! Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini, 24 Januari 2026
Stres biasanya muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau sesuatu yang baru.
Kondisi ini juga dapat terjadi karena situasi atau perasaan seperti gugup, putus asa, marah, atau sangat bersemangat. Apa saja indikasi bahwa seseorang mengalami stres?
Tubuh akan bereaksi dan mengalami perubahan fisik dan mental saat mengalami stres.
Tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin sebagai respons atas hal ini, yang terjadi secara alami.
Sebenarnya, reaksi ini bagus; itu bisa menjadi tanda dan membantu seseorang keluar dari masalah. Namun, stres yang menyerang tidak boleh dianggap sepele.
BACA JUGA: 5 Macam Plugin Theotown Penghasil Uang yang Bisa Bikin Cuan Cepat dan Kota Sejahtera
Semua orang, termasuk anak-anak, bisa mengalami stres. Tapi stres biasanya hanya sementara dan akan hilang saat sumbernya diatasi.
Namun, stres yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan fisik dan melemahkan daya tahan tubuh dalam beberapa situasi.
Virus atau bakteri penyebab penyakit lebih mudah menyerang saat daya tahan tubuh melemah.
Pada dasarna gejala stress setiap orang bisa saja berbeda-beda tergantung dari kondisi mental seseorang, penyebabnya, hingga ketahanannya.
Namun, sedikitnya ada 4 tanda kamu lagi stress yang perlu diketahui dan tidak boleh dianggap remeh seperti berikut ini.
1. Perubahan emosi
Salah satu gejala stres yang paling umum adalah perubahan emosi. Kondisi ini menyebabkan seseorang mudah marah, frustasi, dan berubah mood, atau mood swing.
Dalam kebanyakan kasus, orang yang mengalami stres akan mengalami kesulitan untuk menenangkan diri, merasa rendah diri, kesepian, bingung, menghindari orang lain, kesulitan mengendalikan diri, dan akhirnya depresi.
2. Gejala fisik
Perubahan fisik juga dapat menunjukkan stres. Hal ini dapat menyebabkan lemas, pusing, migrain, masalah pencernaan, nyeri otot, dan jantung berdebar.
Sulit tidur di malam hari, tubuh gemetar, kaki dingin dan berkeringat, mulut kering, sulit menelan, dan penurunan hasrat seksual adalah tanda stres lainnya.
3. Perubahan kognitif
Selain karakteristik fisik, stres juga dapat menyebabkan perubahan kognisi. Dengan kondisi ini, seseorang sering lupa, sulit fokus, berpikir negatif, pesimis, dan sering membuat keputusan yang tidak tepat.
BACA JUGA: Bukan Versi 17 Pro, Inilah Kumpulan iPhone yang Aman dan Masih Layak Dibeli di Tahun 2026
4. Perubahan perilaku
Rasa tertekan dan stres dapat menyebabkan perubahan perilaku.
Kondisi ini menyebabkan penurunan nafsu makan, tidak fokus, gugup, marah, dan mencari “pelampiasan”, seperti merokok dan minuman beralkohol.
Stres berulang atau bertahan lama tidak boleh diabaikan. Jika itu terjadi, segera pergi ke dokter atau psikiater untuk mengatasi stres.
Untuk kalian yang menemukan keempat dari tanda atau gejala stress di atas, pastikan kalian menanganinya dengan benar.
Mencari pelampiasan adalah cara yang paling mudah dan cepat mengirimkan emosinya, tapi pastikan untuk tidak tergantung pada cara tersebut.
BACA JUGA: Turun Harga!! Bisa Dibanderol Mulai dari 4 Jutaan, Apakah iPhone 13 Masih Worth It di Tahun 2026?
Pastikan juga kalian tidak mengambil bermain game kompetitif sebagai penyelesaiannya karena alih-alih melampiaskannya, justru menambah tingkat emosi.