DOCLINKS.ORG – Makanan yang dihindari saat sahur sangat penting kalian ketahui sebelum merencanakan menu sahur. Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tetapi waktu untuk menyiapkan tubuh menghadapi puasa sepanjang hari.
Pilihan makanan yang salah justru bisa membuat kalian cepat haus, cepat lapar, lemas, atau gangguan pencernaan di siang hari.
Artikel asli menyebutkan beberapa jenis menu yang perlu dihindari saat sahur karena dampaknya terhadap kesehatan dan rasa haus saat berpuasa.
Garam, gula, dan makanan berat tertentu bisa membuat tubuh kehilangan keseimbangan cairan atau membuat pencernaan bekerja lebih keras di saat puasa.
BACA JUGA: 5 Manfaat Sahur untuk Menunjang Aktivitas saat Puasa, Biar GaK Gampang Lesu dan Tidur Mulu
Jenis Makanan yang Perlu Dihindari saat Sahur
1. Makanan tinggi garam
Hindari makanan yang mengandung garam tinggi seperti ikan asin, camilan gurih, atau makanan olahan. Garam berlebih menarik air dari sel tubuh dan membuat kalian merasa sangat haus di siang hari.
2. Karbohidrat sederhana dan makanan manis
Makanan seperti teh manis pekat, sirup, kue, atau makanan yang tinggi gula menyebabkan lonjakan gula darah cepat. Meski memberi energi instan, gula ini cepat turun sehingga kalian lebih cepat lapar dan kehausan saat puasa.
BACA JUGA: Pilihan Menu Makan Sahur yang Bikin Kenyang Tahan Lama, Jangan Asal Pilih Makanan!
3. Minuman berkafein
Kopi, teh kuat, dan minuman energi sebaiknya dihindari. Kafein bersifat diuretik ringan yang menyebabkan tubuh buang air kecil lebih sering. Akibatnya tubuh kehilangan cairan lebih cepat sehingga meningkatkan rasa haus saat berpuasa.
4. Makanan pedas dan asam
Bumbu pedas yang terlalu kuat atau makanan asam dapat mengiritasi lambung. Ini bisa memicu rasa sakit perut, mulas, atau gangguan pencernaan saat kalian berpuasa.
5. Gorengan dan makanan tinggi lemak
Gorengan atau lauk yang banyak minyak membuat pencernaan bekerja lebih keras. Lemak yang berat dicerna menguras energi kalian dan bisa membuat tubuh merasa cepat lemas.
BACA JUGA: Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental Menurut Psikiater, Jadi Kesempatan untuk Reset Mental
6. Makanan instan atau ultra-proses
Mie instan, makanan siap saji, dan makanan cepat saji lain sering mengandung garam, natrium, dan bahan pengawet yang membuat tubuh dehidrasi dan cepat haus.
Mengapa Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari saat Sahur?
Makanan yang tinggi garam, gula, atau kafein menyebabkan gangguan keseimbangan cairan tubuh. Dalam kondisi puasa, tubuh tidak mendapat asupan minum selama belasan jam.
Makanan penyebab dehidrasi akan mempercepat hilangnya cairan tubuh. Akibatnya kalian merasa haus, letih, sampai pusing lebih cepat.
Selain itu, makanan pedas atau berlemak yang sulit dicerna membuat pencernaan bekerja keras di pagi hari.
BACA JUGA: Rincian Bocoran iPhone 18 Pro Max dari Apa Saja yang Baru di Hp Ini hingga Jadwal Rilisnya!
Pencernaan yang berat pada sahur memaksa tubuh mengalokasikan energi untuk memproses makanan saat seharian berpuasa membutuhkan tenaga untuk fungsi utama tubuh kalian.
Tips Mengatur Menu Sahur yang Lebih Baik
Sebelum sahur, rencanakan menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi jalar dilepas perlahan sebagai energi.
Protein dari telur atau daging tanpa lemak membantu kenyang lebih lama, sedangkan sayuran dan buah tinggi air membantu menjaga hidrasi tubuh kalian sepanjang hari.
BACA JUGA: Spesifikasi Lengkap Hp Samsung Galaxy A07 dan Penggunaannya di Tahun 2026, Harganya Rp1,4 Jutaan
Minumlah cukup air putih saat sahur dan hindari minuman berkafein. Air kelapa tanpa gula juga bisa jadi pilihan baik karena membantu menjaga elektrolit tubuh.