Doclinks.org – Apakah kalian pernah mendengar tentang rumus BMI? Ini nih cara menghitung Body Mass Indeks atau indek massa tubuh untuk mencegah obesitas.
BMI atau Body Mass Indeks adalah perhitungan yang menghitung tentang berat badan ideal seseorang.
Hal ini tentunya sangat penting karena mencegah obesitas adalah suatu hal yang penting.
Seperti yang dikatakan tadi bahwa BMI atau Body Mass Index adalah metode sederhana untuk mengetahui apakah berat badanmu ideal, kurang, atau berlebih. Banyak tenaga kesehatan memakai rumus BMI sebagai langkah awal pencegahan obesitas.
Artikel ini membahas rumus BMI, cara menghitungnya, dan cara memakainya untuk menjaga berat badan tetap sehat.
BACA JUGA: Fakta Makan Tengah Malam, Benarkah Bisa Bikin Berat Badan Naik dan Gak Baik untuk Kesehatan?
Apa itu BMI dan mengapa penting
BMI adalah indeks yang membandingkan berat badan dengan tinggi badan. Hasilnya berupa angka.
Angka ini menunjukkan kategori status gizi seseorang. Metode ini praktis karena tidak memerlukan alat khusus. Cukup timbangan dan pengukur tinggi badan.
Rumus BMI penting karena obesitas meningkatkan risiko penyakit. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi obesitas orang dewasa Indonesia terus naik dalam sepuluh tahun terakhir.
Obesitas berkaitan dengan diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Dengan rumus BMI, kamu bisa memantau risiko sejak dini.
BACA JUGA: Bukan Versi 17 Pro, Inilah Kumpulan iPhone yang Aman dan Masih Layak Dibeli di Tahun 2026
Rumus BMI yang digunakan secara umum
Rumus BMI sangat sederhana dan dipakai di seluruh dunia.
Rumus BMI = berat badan dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter kuadrat.
Contoh penulisan matematisnya seperti ini.
BMI = BB (kg) ÷ (TB (m) x TB (m))
Inilah alasan rumus BMI mudah diterapkan oleh siapa saja.
BACA JUGA: Fakta Makan Tengah Malam, Benarkah Bisa Bikin Berat Badan Naik dan Gak Baik untuk Kesehatan?
Cara menghitung BMI dengan contoh nyata
Agar lebih jelas, lihat contoh berikut.
Kamu memiliki berat badan 70 kg. Tinggi badanmu 1,65 meter.
Langkah pertama, kalikan tinggi badan.
1,65 x 1,65 = 2,7225
Langkah kedua, bagi berat badan dengan hasil tersebut
70 ÷ 2,7225 = 25,7
Hasil BMI kamu adalah 25,7.
Dari contoh ini, rumus BMI membantu memberi gambaran cepat tentang kondisi tubuhmu.
Kategori BMI berdasarkan hasil perhitungan
Setelah menghitung, kamu perlu memahami artinya. Berikut kategori BMI dewasa yang umum dipakai.
- BMI di bawah 18,5 menunjukkan berat badan kurang.
- BMI 18,5 sampai 24,9 menunjukkan berat badan normal.
- BMI 25 sampai 29,9 menunjukkan berat badan berlebih.
- BMI 30 atau lebih menunjukkan obesitas.
Jika hasil BMI kamu masuk kategori berlebih atau obesitas, ini tanda untuk mulai waspada.