Setelah Heboh Berantas Bandar Besar Karakter KBNN Dibunuh Isu Miring, Apakah Gembong Narkoba Merasa Terancam?

JAKARTA – Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN, kini mendapat perhatian luas dari publik.

Perhatian itu muncul karena keberhasilannya membongkar jaringan narkoba internasional. Isu negatif yang menyasar kehidupan pribadinya di ruang digital ikut memperbesar sorotan.

Belakangan, beredar sejumlah narasi yang menyerang sisi personal Kepala BNN yang mulai menjabat sejak Agustus 2025.

Narasi tersebut tampak diarahkan untuk melemahkan, atau setidaknya menggoyahkan, kredibilitas Komjen Suyudi.

BACA JUGA: Tahun Kuda Api Bawa Nasib Baik dan Buruk, 12 Ramalan Shio di Tahun 2026 Dari yang Paling Beruntung Hingga Tersial

Muncul pertanyaan, apakah isu itu sekadar spekulasi, atau ada pihak yang merasa terganggu oleh capaian jenderal bintang tiga yang dipercaya Presiden Prabowo ini.

Serangan di Media Sosial

Belakangan ini beredar di media sosial beberapa narasi terkait Komjen Suyudi Ario Seto.  Tidak hanya terkait dengan kinerjanya dalam memberantas narkoba. Kehidupan pribadinya pun mulai disorot.

Gosip ini mencuat seiring dengan prestasi Suyudi yang tengah menanjak. Sehingga memicu spekulasi bahwa isu tersebut sengaja diciptakan untuk merusak reputasinya.

Di samping itu, muncul dugaan bahwa serangan personal kepada Suyudi terkait dengan upaya sejumlah gembong narkoba melemahkan perannya sebagai Kepala BNN.

BACA JUGA: Siap-siap Karir dan Finansial Melejit! Berikut Daftar Shio yang Beruntung di Tahun 2026

Seperti diketahui, Suyudi sejak diangkat sebagai Kepala BNN pada Agustus 2025, telah bekerja keras memberantas narkoba. Termasuk jaringan narkoba internasional.

Sebelumnya, BNN berhasil menangkap gembong sabu-sabu Dewi Astutik di Kamboja.

Prestasi Komjen Suyudi

Menjabat sebagai Kepala BNN sejak Agustus 2025, Komjen Suyudi Ario Seto berhasil mencatatkan sejumlah prestasi luar biasa.

Di antaranya adalah pengungkapan sabu seberat 2 ton yang diselundupkan melalui Kamboja.

Operasi ini berhasil menggagalkan peredaran narkoba senilai lebih dari Rp5 triliun, sebuah pencapaian yang mencuri perhatian publik dan membuat sindikat narkoba internasional meradang.

BACA JUGA: Kebiasaan Kecil yang Bikin Badan Sehat! Sederet Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula di Pagi Hari Secara Rutin

Suyudi Ario Seto sendiri dikenal sebagai sosok berintegritas tinggi.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kapolda Banten dan memiliki pengalaman panjang dalam menangani kasus kriminal di Bareskrim Polri.

Tidak hanya itu, dedikasinya dalam menjaga keamanan nasional membuatnya meraih penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama, sebuah bukti pengakuan atas kerja kerasnya.

Fokus Memberantas Narkoba

Sementara itu, dugaan pembunuhan karakter semakin panas setelah Suyudi sempat dikaitkan dengan rumor pencalonan dirinya sebagai Kapolri. Namun, dengan tegas, Komjen Suyudi membantah kabar tersebut.

Dia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pemberantasan narkoba dan memberantas sindikat narkoba internasional yang terus berkembang.

“Tidak ada yang benar mengenai isu pencalonan saya sebagai Kapolri. Saya hanya ingin berkonsentrasi penuh pada tugas saya di BNN,” pungkasnya dalam sebuah wawancara.

BACA JUGA: iPad Pro M5 Vs Samsung Galaxy Tab S11, Ini Perbandingan 2 Tablet Flagship di Harga 20 Jutaan

Belum Ada Bukti Kuat

Serangan personal terhadap Komjen Suyudi makin santer seiring dengan prestasinya memberantas gembong narkoba.

Namun demikian, sejumlah isu yang diembuskan pihak-pihak tidak bertanggung jawab satu pun belum terbukti kebenarannya.

Di sisi lain, meski mendapat banyak serangan terhadap kehidupan pribadinya, Suyudi tidak goyah.

Dengan segudang prestasinya, Suyudi merupakan simbol perlawanan dalam perang melawan narkoba di Indonesia.

Leave a Comment